Category: Ngalam News


Ditulis oleh Abi

Banyak cara dilakukan Aremania untuk mendukung Singo Edan bertarung. Mulai datang ke stadion, memasang bendara di gang ataupun membangun sebuah monumen singa.

BILA melintas di perempatan Jalan Kresno, kawasan Polehan Kota Malang, kita bisa jadi bakal melihat satu pemandangan menarik. Bukan tempat wisata ataupun atraksi spektakuler yang tersaji di sana. Seekor singa raksasa tampak duduk manis menyapa para pengguna jalan yang lalu lalang. Raja rimba itu bahkan terlihat tersenyum kepada setiap orang yang melihatnya.

Tentu saja singa tadi bukan singa yang sedang lepas dari kandang atau migrasi dari hutan ke kota. Singa ‘ramah’ itu merupakan seni patung yang sengaja dibuat masyarakat Polehan di tepi perempatan jalan tersebut. Patung itu dibangun masyarakat sekitar seiring keberhasilan tim Singo Edan kebanggan mereka, Arema Indonesia, merengkuh gelar juara Liga Super musim lalu. Termasuk menyambut Indonesia Super League musim 2010-2011.

Tingginya 2,10 meter. Dibuat demikian untuk menandai tahun pembuatannya. Karya seni yang diklaim sebagai patung singa terbesar yang ada di Malang Raya itu mulai digarap pada 24 Juli 2010. Pengerjaannya memakan waktu sekitar tiga minggu dan dikerjakan sendiri oleh warga setempat. ‘’Setelah sebelumnya kami survei di tempat lain, kami bisa bilang bahwa ini patung singa terbesar yang ada di Malang,’’ ujar Arik, salah satu penggagas pembuatan patung ini.

Baca lebih lanjut

Iklan

Arema Tidak Boleh Kolaps

“Sampai kapanpun Arema tidak boleh kolaps”, itulah ucapan dari Andi Darusalam Tabusala pembina Yayasan Arema yang kemarin secara mendadak mengadakan pertemuan untuk pemain, pelatih, manajemen dan kalangan media. Seperti yang dilansir dari situs resmi Arema. ADT menyampaikan secara terbuka, bahwa pada hari Senin lalu (30/8) Ketua Yayasan Arema, Muhamad Nur dan Bendahara Yayasan Arema, Rendra Kresna bertemu dengan jajaran Direksi PT Bentoel Prima. Dalam pertemuan itu untuk membahas komitmen Bentoel untuk membantu pendanaan Arema.

Namun, kata ADT, Bentoel justru mengingkari kesepakatan dengan Arema. Bentoel memutuskan tidak lagi membiayai Arema, padahal lanjut ADT, saat Bentoel melepas manajemen Arema  ke konsorsium, berjanji kepada ADT melalui Darjoto Setiawan, saat itu menjabat Dewan Pembina Yayasan Arema, bahwa Bentoel berkomitmen membantu Arema, kalau ADT duduk sebagai Pembina Yayasan Arema.

Karena demi Arema, komitmen itu dipenuhi oleh ADT. Namun, lanjut ADT, Arema tidak boleh mati, Arema harus tetap jalan apapun yang terjadi. Mulai hari ini, segala tanggung jawab terkait kewajiban PT Arema Indonesia, ada di tangan ADT.
Baca lebih lanjut

Satu posisi di skuad Arema musim depan sudah terisi, yakni penjaga gawang. Achmad “AK” Kurniawan kembali akan menjadi pemain yang berdiri di antara tiang gawang Arema musim depan setelah deal kontrak dengan Singo Edan.

Komplet : Kuota Kiper Arema telah terisi setelah bergabungnya AK

Baca lebih lanjut

MALANG- Status 24 pemain Arema yang telah tanda tangan nota kesepahaman ternyata belum sepenuhnya aman. Terbukti, setelah sebelumnya Rahmad Afandi ikut bergabung latihan dengan Persib Bandung, giliran tim berjuluk Maung Bandung ini memburu Zulkifli.
Bahkan informasinya, wing back kanan Arema ini dikabarkan bakal teken kontrak dengan Persib hari ini. Zulkifli saat dihubungi Malang Post pun tak membantah bahwa dirinya menjadi salah satu pemain incaran Persib.
“Ya memang benar mas, pengurus Persib terus menghubungi saya, bahkan sampai malam ini, mereka terus menelpon saya. Menurut rencana mereka, memang besok mau ada tanda tangan kontrak, tapi saya belum memberikan jawaban iya,” ungkap Zulkifli, tadi malam.
Pemain asal Makassar ini meyakinkan bahwa dirinya ingin tetap membela Arema untuk musim depan. Itu setelah dirinya dihubungi oleh pengurus Arema dan mendapatkan penjelasan perihal masa depan Singo Edan. Baca lebih lanjut

Maksimalkan Potensi Akademi Arema

Nama Joko ‘Gethuk’ Susilo tampaknya tidak akan lepas dari yang namanya Akademi Arema. Maklum asisten pelatih Arema ini, memulai karir kepelatihannya lewat Akademi Arema yang telah banyak melahirkan pemain-pemain muda berbakat.
Bahkan, menurut struktur organisasi PT Arema Indonesia, Gethuk tercatat sebagai penasehat teknik Akademi Arema. Sehingga mantan pemain Arema ini merasa bertanggungjawab dengan perkembangan Akademi Arema dengan berbagi produknya.
“Untuk musim kemarin, kondisinya memang kurang maksimal, karena memang masih dalam proses transisi kepengurusan Arema. Ya, kita harap tahun ini, akan ada perbaikan lagi, sehingga bisa lebih bagus,” terang Gethuk.
Untuk musim kemarin, tim Arema U-21 dan tim-tim Arema junior lainnya tak memiliki prestasi yang membanggakan. Bahkan pemain-pemain muda hasil binaan Akademi Arema ini nyaris dilupakan, karena pengurus lebig fokus ke tim senior.

“Kita bercita-cita untuk bisa memaksimalkan potensi Akademi Arema, khususnya dengan memiliki manajemen tersendiri, sehingga pembinaan kelompok usai mulai 13 tahun hingga 21 tahun bisa diurus dengan baik,” harap Gethuk. Baca lebih lanjut

Kanggo nawak-nawak seng arep helom nang ngalam, tapi wes lali karo jalur angkot, jadwale kereto karo jadwal pesawat, iki infone :

==>>   Rute dan Tarif Angkutan Kota

==>>   Jadwal dan Tarif Kereta Api

==>>   Jadwal Pesawat di Lanud Abdurrahman Saleh

A. BAKSO

1. Bakso Bakar Pak Man Jl. Diponegoro. Rasanya yah lumayan enaklah, selain baksonya semua  self service.  Lo bisa makan mie bihun sepuasnya disini…
2. Bakso Gun Jl Kawi. Penyajiannya lumayan unik, karena kuahnya di steam. Rasanya enak apalagi cakuenya, kuahnya anget sampe abish…
3. Bakso Presiden Belakang Mitra 2. Suasananya juga unik karena ada di samping rel kereta. Jadi bisa aja pas lagi enak-enak makan tiba-tiba ada kereta lewat disamping kita. Tapi Jangan khawatir, Rasanya enak juga kok…
4. Bakso Bakar deket ABM. Rasanya sih menurut gw biasa aja, tapi lumayan terkenal di Malang mungkin karena deket ABM kali… Bakso Cak Man. Ini banyak banget di Malang. Rasanya sih menurut gw biasa aja…
5. Bakso Damas Jl Sukarno Hatta. Lumayan terkenal seyy, tapi kok menurut gw rasanya standar aja yah…
6. Bakso Granat Velodrom, Coba bakso GRANAT yang lokasinya ada di daerah velodrom, rasane uenaak pool…. Baca lebih lanjut

KEPANJEN- Piala Adipura dan Wiyatamandala yang berhasil direbut Kabupaten Malang diarak keliling Kota Kepanjen, Kamis (10/5) siang. Kota Kepanjen mendapat Adipura untuk kategori kota kecil, sedangkan SLTP Negeri 5 Kepanjen meraih Piala Wiyatamandala. Kabupaten Malang pada tahun 2009 sempat kehilangan Adipura hingga akhirnya kembali menerima pada tahun 2010 ini.
Baca lebih lanjut