Archive for Maret, 2011


Sejatinya, saya adalah warga Bandung. Tentu saja saya adalah seorang bobotoh. Seorang supporter persib yang tidak termasuk kedalam klub-klub atau organisasi supporter yang terdaftar. Menjadi seorang bobotoh, murni karena kecintaan saya terhadap Persib.

Belum lama ini, tepatnya dua bulan. Saya bekerja di media massa khusus olahraga di ibu kota Jakarta dengan kondisi yang bisa dibilang ‘mencekam’. Dengan catatan saya sebagai seorang bobotoh, dimana rekan kerja saya adalah mayoritas anggota aktif the jakmania, yang notabene adalah ‘musuh abadi’ bobotoh.

Sebenarnya saya kurang setuju dengan istilah ‘musuh abadi’ bobotoh. Karena faktanya the jakmania mempunyai konflik hanya dengan salah satu organisasi bobotoh.

Baca lebih lanjut

Iklan

Surabaya (beritajatim.com) – Manajemen Persebaya 1927 membantah tudingan mereka mendapat perlakuan khusus dari konsorsium Liga Primer Indonesia (LPI). Hal ini terkait tuntutan PSM Makassar yang ingin mendapat perlakuan sama terkait transfer pemain.

Sebelumnya, manajemen PSM melalui Direktur Hukum PSM, Syahrir Cakkari mempersoalkan tentang status Andrew Barsic yang bisa bermain di tengah kompetisi. Sementara rekrutan baru mereka, Marco Pattiselanno tidak bisa. Mereka menganggap status Barisic dan Pattiselanno sama, yakni didaftarkan saat sesi transfer pemain sudah ditutup.
Baca lebih lanjut

Aremaniantb Wallpaper Update

Baca lebih lanjut

Ditulis oleh wearemania.net   Sabtu, 19 Maret 2011 12:56

Seringkali saya mendapatkan banyak pertanyaan yang ditujukan kepada Arema beberapa waktu belakangan ini. Pertanyaan yang diajukan umumnya terdapat di beberapa forum internet maupun situs jejaring sosial.

Pertanyaan yang diajukan kebanyakan singkat dan padat namun untuk memuaskan orang yang bertanya tersebut seringkali harus dijelaskan lebih “rasional”. Namun, seringkali ada juga yang bebal dan mengajukan pertanyaan berulang di kemudian hari. Tidak cukup itu biar menambah bumbu bahan pertanyaan acapkali disertai kata-kata atau kalimat sarkastis.

Sering kami dibuat jengkel menghadapi user-user seperti ini. Namun sebagai Aremania kita juga dituntut untuk bersikap dewasa, rasional dan sedikit berkreatifitas apalagi masing-masing orang tidaklah sama karakternya. Dari sinilah meski jawaban yang kami(saya dan beberapa kawan-kawan) berikan bukanlah statement resmi Aremania secara keseluruhan(menunggu statement resmi itu artinya menunggu kesepakatan antar Korwil, dsb dan yang perlu dicatat Aremania bukanlah organisasi) setidaknya ini bisa langkah awal untuk memberikan pemahaman/jawaban ke publik.

Jawaban yang kami berikan mungkin bukanlah mewakili opini/sikap Aremania secara keseluruhan. Namun setidaknya dari jawaban yang kami berikan diusahakan untuk tidak keluar dari kaidah jurnalistik maupun tidak mencemarkan nama baik dari branding Arema dan Aremania.

Dari sini setidaknya kami bisa mendapatkan ilmu baru, bagaimana susahnya menjadi seorang media officer. Di Arema media officer dijabat oleh Sam Sudarmaji dan tentu saja sebagai media officer harus siap dengan berbagai pertanyaan mulai dari yang level “biasa” hingga berbau investigasi lebih dalam.
Baca lebih lanjut