MALAYSIA – Langkah Arema di ajang AFC Champions League 2011 atau biasa disebut Liga Champion Asia (LCA) dipastikan benar-benar berat. Betapa tidak, Singo Edan harus menghadapi tim-tim kuat di Asia.
Bergabung di Grup G, Arema harus bertemu Cerezo Osaka Jepang (peringkat 3 J-League), Shandong Luneng China (juara Liga Super China) dan Jeonbuk Hyundai Motors Korsel (peringkat 3 K-League). Jelas bukan pekerjaan mudah bagi penggawa asuhan Miroslav Janu untuk bisa sekadar lolos dari penyisihan grup. Apalagi, dilaga perdana yang bakal digelar 1 Maret 2011 nanti, Arema langsung bertandang ke Nagai Stadium di Osaka Jepang, bertemu tuan rumah Cerezo Osaka. (lihat grafis).
Media officer Arema, Sudarmadji yang hadir langsung dalam drawing di PJ Hilton Hotel Petaling Jaya Malaysia kemarin, justru mengaku cukup tertantang dengan hasil tersebut. Apalagi jika melihat calon lawan Arema.
‘’Kita belum tahu bagaimana reaksi pelatih. Kalau manajemen siap saja. Justru kami merasa beruntung mendapat lawan tangguh,’’ ujar Sudarmadji.Alasannya, kata dia, dengan bertemu tim tangguh, bakal membawa banyak dampak positif selanjutnya, terlepas dari peluang Arema untuk mengatasi perlawanan mereka di lapangan. Beberapa hal yang menjadi keuntungan, yaitu bisa belajar banyak soal kualitas permainan dan kualitas pengelolaan klub dari ketiga tim asal Asia Timur tersebut.
Baik Cerezo, Shandong maupun Jeonbuk dikenal professional dalam urusan pengelolaan klub. Pantas pula bila tim mereka bisa bertengger di papan atas kompetisi domestik masing-masing. Tim yang secara manajemen dan permainan berada di level tinggi itulah yang ingin dicontoh oleh Arema agar semakin maju.
Keuntungan lain yang didapat adalah soal antusiasme penonton. Datangnya tiga lawan tangguh asal luar negeri ke Malang pastinya bakal menyedot animo Aremania untuk hadir langsung mendukung tim pujaannya di stadion.
’’Dipastikan pertandingan lawan mereka bakal mengundang animo Aremania untuk berbondong-bondong ke stadion. Aremania tentunya tak ingin menyia-nyiakan kesempatan tersebut,’’ imbuh Sudarmadji.
Meski peluang bisa dikatakan cukup berat, Arema dipastikan tak bakal menyerah sebelum bertanding. Tim arahan pelatih Miroslav Janu tentu ingin menunjukkan kapasitas sebagai tim juara Indonesia yang tak bisa diremehkan dan dipandang sebelah mata begitu saja.
‘’Target Arema jelas agar tetap bisa berbicara di level Asia. Semoga kita bisa membuat kejutan dengan mengandaskan mereka,’’ kata pria asal Banyuwangi ini.
Namun berkaca pada LCA musim 2007 lalu, menghadapi tim-tim asal Korea dan Jepang, Arema tidak pernah bisa menang. Kala itu, Arema hanya mampu meraih empat poin. Poin itu didapat dari Bangkok University. Yakni imbang tanpa gol di Bangkok dan menang 1-0 di Stadion Gajayana.
Sementara lawan Chunan Dragon Korea, Arema selalu Kalah. Di Korea kalah 0-2 dan di Gajayana kalah 0-1. Sedang lawan Kawasaki Frontale Jepang, Arema kalah 1-3 di Gajayana dan kalah 0-3 di Jepang.
Namun di LCA musim 2011 nanti, setiap tim akan mendapat subsidi biaya perjalanan sebesar USD 30 ribu (sekitar Rp 290 juta). Jika di pertandingan babak penyisihan menang, tim bakal mendapat prize money USD 40 ribu (sekitar Rp 360 juta), kalau seri prize money hanya USD 20 ribu (sekitar Rp 180 juta).

Sumber :  malang-post.com

 

Iklan