Sidoarjo (beritajatim.com) – Setelah menenggelamkan Sriwijaya FC, Deltras kembali menelan mangsa. Kali ini Persib Bandung harus merasakan kesaktian The Lobster. Bertamu ke stadion Gelora Delta, Sabtu (2/10/2010), Nova Arianto cs harus malu setelah kalah telak 4-1.

Sejak awal pertandingan dimulai, tensi panas menyelimuti pertandingan ini. Selain perang dukungan oleh kedua suporter, pemain kedua belah pihak hampir terlibat baku hantam. Selama 10 menit awal babak pertama, The Lobster, julukan Deltras, mendapat dua kesempatan melalui tendangan bebas. Sayang eksekusi Marcio Souza belum berujung terjadinya gol.

Dominasi Deltras masih berlanjut hingga pertandingan masuk menit ke-20. Tensi pertandingan juga tetap tinggi. Terbukti banyaknya pelanggaran yang dilakukan punggawa kedua tim. Terbukti, dalam 31 menit saja tiga kartu kuning yang keluar untuk kapten Nova Arianto dan Feri Aman Saragih dan striker Marcio Souza.

Memasuki pertengahan babak pertama, Persib mencoba keluar dari tekanan anak buah Mustaqim. Serangan pasukan Maung Bandung lebih banyak dimuai dari sektor kiri pertahanan The Lobster. Sayang upaya yang dimulai oleh Siswanto dan Baihakki Khaizan sering gagal di oleh bek lawan.
Selain faktor lini belakang yang kokoh, duet Christian Gonzales dan Pablo Frances masih belum padu. Terbukti, keduanya kerap melakukan salah umpan dan mis komunikasi. Selain belum klopnya lini depan, komunikasi antara lini tengah dengan depan juga tak terjalin sempurna.

Kala pertandingan menyisakan lima menit, Deltras justru kehilangan kendali permainan. Mereka justru lebih banyak melakukan serangan balik. Saat laga memasuki penghujung pertandingan, Deltras mendapat peluang emas melalui Feri. Sayang upayanya masih bisa digagalkan kiper M Haris Maulana. Skor 0-0 pun bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pola menyerang masih diusung pemain Deltras. Alhasil, mereka langsung unggul kala pertandingan baru berjalan tiga menit.

Menyusul pelanggaran kiper Markus Haris Maulana terhadap Marcio pada menit ke-48, wasit lalu menunjuk titik putih. Eksekusi yang dilakukan Christiano Lopes sukses menggetarkan jala Markus. Skor 1-0.

Menit 53 Deltras mencetak gol kedua melalui Marcio Souza. Memanfaatkan kesalahan pemain belakang, Nova Arianto, mantan pemain Persela Lamongan ini sukses mencetak gol kedua bagi The Lobster.

Selang sembilan menit atau tepatnya menit 62, Deltras mencetak gol ketiga melalui heading Lopes. Memanfaatkan umpan Marcio, Lopes mudah saja menceploskan gol ke jala Markus. Gol ini sempat mendapat protes dari pemain Persib. Pasalnya, kalau dilihat posisi Lopes sudah terjebak offside. Tapi hakim garis tak mengangkat bendera. Skor pun menjadi 3-0.

Nampaknya konsentrasi pemain belakang Persib sudah menurun. Hal ini terbukti dengan terciptanya gol keempat Deltras pada menit ke-65. Aksi solorun Danilo yang tidak mampou dihentikan bek Persib bebuah manis. Mantan pemain Persebaya Surabaya ini sukses mengelabuhi Markus. Skor berubah menjadi 4-0.

Keteledoran kiper Deltras, Yanuar Fernanda harus dibayar mahal. Akibat bermain bola di daerah sendiri, Yanuar harus menyesali tindakannya. Sebab Pablo Frances yang menyerobot bola sukses memperkecil kedudukan menjadi 4-1 pada menit ke-77.

Berhasil memperkecil kedudukan bukan berarti Persib mengambil alhih permainan. Justru Deltras belum puas dan terus menyerang. Maung Bandung sendiri memilih mengandalkan serangan balik. Meski lewat dua menit tambahan waktu, Persib tak kunjung mencetak gol. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-1 tetap bertahan.

Iklan