Rekaman Pertandingan Ungkap Arema Dikerjai
BONTANG – Usai pertandingan Arema menghadapi Persisam Samarinda, managercoach Miroslav Janu langsung menyaksikan rekaman pertandingan tersebut, Rabu (29/9) malam.
Kebetulan manajemen Arema sudah mendapatkan rekaman pertandingan tersebut, beberapa saat setelah pertandingan usai. Rekaman itu lengkap sepanjang laga.
Miro didampingi asistennya menyaksikan rekaman pertandingan di ruang meeting Hotel Mesra, tempat Arema menginap. Setelah menyaksikan rekaman tersebut, pelatih asal Republik Ceko ini pun meyakinkan bahwa tim asuhannya tak seharusnya kalah dari Persisam.

Menurut Miro, pada babak pertama, Arema berpeluang bisa unggul 2-0 jika wasit Mulyadi jeli memimpin pertandingan tersebut. Pasalnya, ada dua pelanggaran yang dilakukan pemain Persisam di kotak penalti dibiarkan begitu saja. Yakni handsball pada menit 22 dan pelanggaran terhadap Ridhuan menit 41.
’’Wasit ini gila. Kita harus dapat penalti dua kali pada babak pertama. Pemain belakang Persisam ada handsball dari tendangan Along dan saat Ridhuan dijatuhkan di kotak penalti, itu pelanggaran, dan harus di kartu kuning,’’ terang Miro dengan nada tinggi perihal peluang timnya yang melayang.
Menurutnya, paling tidak jika Arema bisa unggul satu gol di babak pertama, itu akan merubah hasil pertandingan. Sayangnya, wasit yang sempat diintimidasi oleh salah satu official tim Persisam karena dianggap condong pada Arema, justru banyak menguntungkan Persisam.
Selain dua peluang Arema dari penalti itu, Miro juga menyoroti gol kontroversi yang dilakukan Julio Lopez yang mengontrol bola dengan tengannya. ’’Kelihatan Julio pakai tangan, itu harusnya handsball. Wasit ini pintar sekali. Kita minimum harusnya seri di Samarinda. Saya tidak mengerti ini,’’ sebut Miro.
Sementara itu, untuk menyikapi kepemimpinan wasit asal Bogor itu, pengurus Arema yang telah memiliki rekaman pertandingannya berencana dipakai bahan laporan ke PT Liga Indonesia.
Paling tidak melaporkan hasil pertandingan ini kepada Pembina Yayasan Arema yang juga Ketua PT Liga Indonesia, Andi Darussalam Tabusalla.
’’Ya, tadi (kemarin, Red.) Pak Andi telpon saya menanyakan rekaman pertandingan tadi, mungkin nanti kita sampaikan rekaman ini,’’ ungkap Ketua Yayasan Arema sekaligus Direktur Utama PT Arema Indonesia, Muhammad Nur yang ikut mendampingi tim Arema saat dikalahkan Persisam 1-2.
Terlepas Arema belum mengajukan surat resmi kepada PT Liga Indonesia, manajemen Arema sudah menegaskan kapada pengawas pertandingan agar semua kejadian saat Arema lawan Persisam bisa dilaporkan kepada PT Liga Indonesia.

Sumber : malang-post.com

Iklan