Malang (beritajatim.com) – Target asisten pelatih Persiwa Wamena Agus Santoso agar tim yang diasuhnya lolos ke babak final Inter Island Club 2010 tercapai. Dalam pertandingan melawan Arema Indonesia, Selasa (31/08/2010) malam di Stadion Kanjuruhan Malang berlangsung imbang 1-1.

Di babak pertama, tim yang diasuh Miroslav Janu itu, terlihat cukup menggempur pertahanan Persiwa Wamena. Namun, gempuran yang bertubi-tubi masih saja tak mampu menempus gayang Persiwa yang dijaga Galih Firmansyah itu. Di babak pertama, pertandingan masih berjalan 0-0.

Sementara di babak kedua, pada menit ke 49 Arema Indonesia berhasil mencetak gol kaki M Fakhrudin melalui titik putih (penalti), setelah Dendi Santoso dilanggar pemain belakang Periswa, Isak Konon di dalam kotak penalti. Kemudian pada menit ke 64, dengan memanfaatkan kelengahan lini belakang Arema, Persiwa mampu menyamakan kedudukan menajdi 1-1 melalui “heading” pemain Alan Arronggear.

Dari hasil seri tersebut, berhasil membawa Persiwa menuju final yang juga rencananya akan digelar di Stadion Kanjuruhan Malang, 5 September nanti. Persiwa yang berada di grup A bersama Arema Indonesia dan PSM, mampu mengumpulkan 4 poin setelah sebelumnya menundukkan PSM Makasar dengan skor 4-2. Sedangkan Arema Indonesia, hanya berada di peringkat kedua dengan nilai sama, namun kalah agregat gol dengan club yang berjuluk Badai Pengunungan itu.

Usai pertandingan, Pelatih Persiwa, Suharno, mengatakan, lolosnya tim Periswa ke final merupakan hal yang tak terduga, sebab sejak babak pertama dimulai perlawanan Arema terhadap anak asuhnya cukup bagus. “Saya sangat salut dengan permainan Arema. Sebab pemain mudanya bermain dengan semangat tinggi, sehingga pertandingan malam ini cukup bagus,” katanya.

Dengan lolos ke final kata Suharno, akan lebih maksimal dalam latihan untuk meraih juara di IIC 2010. “Dalam permainan tadi itu, Persiwa memang belum maksimal. Karena pemain asingnya kurang bermain optimal. Dan kondisi kesiapan pemain hanya 40 persen,” katanya sembari tersenyum.

Sementara itu, Pelatih Arema, Miroslav ‘Miro’ Janu, menyampaikan kepada wartawan usai pertandingan, meski tim asuhnya gagal melaju ke final, permainan Arema sudah terlihat cukup bagus dan bisa mengimbangi permainan Persiwa yang diperkuat sejumlah pemain senior.

“Walaupun Arema tanpa pemain asing, dan pemain senior, permain yang didominasi pemain muda itu terlihat cukup bagus. Kedepan akan lebih berlatih untuk menuju ISL,” katanya.

Iklan