Dikirim oleh Aji Bayu
Aremania Generasi Anti Rasis (GARASI) dan Aremania Korwil Facebook (AKFB) mempersembahkan sebuah event “CAHAYA SERIBU LILIN “ABADI” UNTUK AREMAKU”. Ini merupakan sebuah event yang multifungsi untuk tim AREMA INDONESIA, seluruh Aremania & Aremanita.

Event yang merupakan sebuah perwujudan TOTALITAS TANPA BATAS ini dilaksanakan pada tanggal Sabtu, 24 Juli 2010 bertempat di lapangan Politeknik Negeri Malang yang berlokasi di daerah soekarno-hatta malang. Event ini merupakan sebuah ajang silaturahmi para aremania dan bertajuk sosial yang TIDAK DIPUNGGUT TIKET / GRATIS.

Pada event kali ini panitia kegiatan mengambil TEMA “apa, siapa dan bagaimana arema” pemilihan tema tersebut tidak serta merta ada begitu saja, akan tetapi timbul dikarenakan untuk merefresh makna “SALAM SATU JIWA” yang sebagaian besar generasi muda Aremania yang banyak belum mengetahui secara menyeluruh.

Pada event “CAHAYA SERIBU LILIN “ABADI” UNTUK AREMAKU” ini ada suatu rangkaian kegiatan yang meliputi :

1.) Acara tabur bunga di makam alm.ebes sugiono dan berdoa bersama di TMP malang untuk para pendiri arema.

2.) Aksi donor darah yang dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB berlokasi di lapangan politeknik negeri malang.

3.) Lomba parade yel yang dimulai pukul 09.00 berlokasi di cangkir jawa

4.) acara inti dimulai pukul 17.00 WIB berlokasi di lapangan Politeknik negeri malang.

Dari semua rangkaian kegiatan diatas acara intilah yang sangat menarik untuk diperhatikan. Hal ini dikarenakan pada acara inti tersebut terdapat sebuah museum memorabilia, yaitu sebuah museum mini yang telah disiapkan oleh pihak panitia.

Didalamnya terdapat dua bagian yang meliputi

1.) semua benda dan foto bersejarah tentang pendiri arema (sam ikul)

2.) semua benda bersejarah AREMA dan AREMANIA yang meliputi bass drum pertama yang masuk ke stadion untuk dukung AREMA, alat perkusi aremania 87 yang terkenal sebagai motivator ulung di dalam stadion, foto-foto era galatama, plakat galatama, bendera aremania, kaos pemain era galatama dan yang pasti banyak kejutan yang akan menarik mata pengunjung.

Selain museum mini memorabilia yang tak kalah menariknya penampilan AREMA VOICE yang merupakan band kesayangan aremania dan penampilan perkusi 87 dengan gendering brutal mereka yang mistis.

Acara inti yang paling menarik adalah sarasehan dengan the founding father arema sam ikul yang akan berbincang dengan para aremania untuk membangun kembali makna salam satu jiwa.

Pada acara inti tersebut akan di paparkan video-video saksi hidup sejarah AREMANIA. Diharapkan selesai dari event kali ini nilai-nilai SALAM SATU JIWA akan kembali menarangi jiwa kita Aremania sebagai cahaya lilin abadi di hati para aremania. (Aremania sak Lawase)

Sumber : tribunaremania.com

Iklan