Malang (beritajatim.com) – Selama puasa, penggawa Arema harus banyak menjaga kondisi fisiknya. Selain harus banyak latihan, pelatih anyar Arema Miroslav Janu terus menggembleng Tomy Pranata dan kawan-kawan dengan latihan berat. Karenanya, dokter Arema meminta selama puasa, pemain harus rutin mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan.

Menurut dokter Arema Albert Rudianto kepada wartawan di Malang, Kamis (19/08/2010) mengatakan, agar pemain yang menjalankan puasa rutin jangan lupa untuk mengonsumsi sayuran dan buah-buahan. Baik saat penggawa Singo Edan itu melakukan santap sahur atau berbuka puasa.

”Sayuran dan buah itu sangat baik untuk daya tahan fisik para pemain. Sayur dan buah itu, baik dikonsumsi ketika sahur dikarenakan tubuh membutuhkan tabungan energi untuk beraktivitas seharian penuh,” katanya.

Kalau saat berbuka jelas dokter Albert Rudianto, sayuran dan buah itu digunakan untuk mengatasi dehidrasi setelah pemain beraktivitas seharian. ”Dan yang perlu diperhatikan, yang dimaksud buah bukan sembarang buah. Tetapi hanya boleh buah yang mengandung air yang boleh dikonsumsi. Seperti semangka, melon, dan sebagainya.

”Hal itu untuk mengembalikan kondisi setelah tubuh mengalami dehidrasi akibat tidak mengonsumsi cairan selama berpuasa. Adapun kebutuhan konsumsi sayur dan buah pemain selama puasa meningkat dua kali lipat dari hari biasa,” katanya.

Selain itu, sejak puasa, memasuki hari ketiga latihan di bawah instruksi Miroslav Janu, Albert melihat kondisi fisik pemain Arema cukup bagus. ”Namun, juga ada beberapa pemain yang merasakan nyeri di sejumlah bagian tubuhnya. Itu hal yang wajar setelah mereka cukup lama tidak latihan yang cukup berat,” katanya

Iklan