MALANG-Di saat Arema Indonesia mempersiapkan tim menghadapi kompetisi musim depan, manajer Mujiono Mujito dan Asisten Manajer Rudy Soesamto memilih mengundurkan diri dari tim Singo Edan. Pengunduran diri dua orang yang sukses mengantarkan Ahmad Bustomi dkk meraih gelar jawara Indonesia Super League (ISL) dan runner up Piala Indonesia ini disampaikan ke wartawan, Jumat (6/8), kemarin sore.
‘’Kami sudah berusaha semampu kami. Alhamdulillah sudah selesai dan bisa meraih juara. Itulah yang mampu kami berikan kepada masyarakat Malang dalam menangani Arema. Moga-moga nanti ada manajer yang baru dan bisa lebih baik,’’ kata Mujiono Mujito didampingi Rudy Soesamto, kemarin.
Mujiono juga berharap, saat kepemimpinannya bersama Rudy Soesamto bisa meraih jawara ISL, musim depan diharapkan bisa berprestasi lebih tinggi lagi. Apalagi, tim kebangaan masyarakat Malang Raya ini akan mewakili Indonesia di ajang Liga Champion Asia (LCA).Mundunya dirinya dan Rudy karena tugasnya di Arema Indonesia sudah selesai. Bahkan dirinya sudah mengajukan secara tertulis kepada pihak yayasan Arema.
‘’Selain mundur dari manajer saya juga mundur dari sekretaris yayasan Arema. Saya merasa kontrak saya sudah habis,’’ tambahnya.
Menurutnya pula ia sudah berkomitmen pada saat dimintai bantuan Arema sebelum kompetisi bergulir musim lalu. Komitmen tersebut adalah Arema tidak terlambat ikut kompetisi. Apalagi saat itu waktunya sudah mepet sedangkan persiapan yang dilakukan tim Arema belum siap.
‘’Saat itu kami takut terlambat dan Arema bubar. Sekarang sudah ikut kompetisi, sudah tak bubar dan eksis. Maka saya sudah selesai komitmen saya dan sudah saya penuhi. Dan saya minta maaf kepada masyarakat kalau kesalahan karena terbatas dengan kemampuan saya,’’ tambahnya.
Sementara itu Rudy Soesamto berharap ada penyegaran di tubuh Arema.’’Moga-moga ke depan Arema lebih bagus. Arema adalah tim professional yang tak mengandalkan APBD,’’ katanya.

Sumber : malang-post

Iklan