Pelatih Arema Indonesia Robert Albert menerima kenang-kenangan dari Aremania NTB

Malang- Dukungan untuk tim Arema Indonesia terus mengalir, meski kondisi tim sempat terjadi goncangan. Dukungan kali ini tidak hanya dari Malang Raya, namun juga dari luar Jawa.

Kali ini dari Aremania NTB ( Nusa Tenggara Barat ) yang datang langsung ke Malang dan sempat hadir disela-sela latihan Arema di Stadion Kanjuruhan, kemarin pagi.

Benny Suteja, Ketua Aremania NTB bersama wakilnya M Yunus datang menemui pelatih Robert Alberts dan pasukannya. Mereka memberikan kenang-kenangan berupa kain khas Lombok ( NTB ) kepada Robert dan perwakilan pemain Arema.

“Kita sudah bertemu dengan manajemen Arema, dan juga Sam Ikul ( Lucky Acub Zainal ), sekarang kita ingin bertemu pelatih dan pemain untuk menyerahkan kenang-kenangan berupa kain khas Lombok ini dari Aremania NTB” ungkap Yunus usai bertemu Robert.

“Harapan kita dengan ini, untuk menunjukkan bahwa Aremania ini tidak kemana-mana tapi ada dimana-mana, dan kita datang mendukung penuh tim Arema. Tidak hanya di Malang, kita di NTB juga mendukung 100 persen Arema,” sambung pria yang asli dari Sawojajar ini.

Menurut keterangan Benny yang juga dari Sawojajar menjelaskan bahwa anggota resmi Aremania yang telah memiliki kartu anggota di NTB ada 150 orang.

“Arema not just a football.Dari hati yang tulus kita mendukung Arema.” yakin Benny mengaku sekitar 20 anggotanya datang ke Jakarta saat laga Arema vs Persija.

“Karena di NTB memang tidak ada klub (di Liga Super), jadi anggota Aremania NTB saat ini sedang menyiapkan uang agar Arema bisa datang ke Lombok,” lanjut Benny mengaku selalu hadir di Stadion Kanjuruhan menyaksikan laga home Arema setiap ada kesempatan libur kerja.

Sementara itu Robert yang menerima kain khas Lombok lengkap dengan ukiran kayu untuk bias digantung di tembok itu mengaku senang.

“Kita senang karena Aremania memang ada di mana-mana. Suatu saat, kalau ada uang, Arema bisa wisata ke Lombok,” sebut pelatih asal Belanda ini sambil tersenyum.

Iklan