Dikirim oleh Iskhaq Assyafi’i, Malang
Sebuah ironi, setelah Aremania merayakan gelar juara ISL yang telah diraih Arema Indonesia, kini tersiar kabar bahwa manajemen tim Arema Indonesia sedang sibuk berburu sponsor untuk musim depan. Seharusnya untuk tim sebesar Arema Indonesia dengan gelar yang disandang sekarang, Arema Indonesia tidak akan mengalami kesulitan untuk memperoleh sponsor.

Di satu sisi,manajemen Arema Indonesia berusaha dengan segala daya upaya untuk membangun squad tim yang lebih baik untuk musim depan,tapi di sisi lain manajemen Arema Indonesia juga harus berpikir keras bagaimana cara memperoleh dana yang dibutuhkan klub untuk musim depan.

Pertanyaan yang mungkin slalu terbersit di benak kita “Apakah tiap tahun harus seperti ini, keadaan yang harus dihadapi oleh manajemen Arema Indonesia?”

Sedangkan kita Aremania, yang kita tahu mungkin hanya bisa usul & menuntut pada manajemen tim untuk membangun squad tim yang lebih baik daripada tahun lalu,tanpa bisa memberikan bantuan konkrit yang memang benar-benar dibutuhkan manajemen.

Apa kita hanya bisa menonton manajemen Arema Indonesia berjuang dengan segala daya upaya mencari dana yang dibutuhkan tim?Apa kita hanya bisa berteriak menuntut “Cepat kontrak pelatih & pemain!!!”.

Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan seorang nawak Aremania yang kebetulan punya ide cemerlang.Ia berpikiran “Kenapa kita Aremania tidak membuat suatu perusahaanmandiri untuk membantu manajemen tim Arema Indonesia???”.

Perusahaan mandiri yang dimaksud adalah suatu perusahaan yang independen di luar manajemen tim Arema Indonesia,yang didirikan oleh Aremania dengan modal usaha dari patungan seluruh Aremania,dan hasilnya dapat digunakan untuk membantu keuangan tim Arema Indonesia.

Perusahaan tersebut nantinya dikelola & dijalankan oleh Aremania sendiri. Di sisi lain juga bisa membuka lapangan kerja untuk Aremania,dengan bidang usaha yang bermacam-macam.

Saya yakin Malang punya banyak potensi yang perlu digali dan bisa dimanfaatkan untuk membantu manajemen tim Arema Indonesia.

Jumlah Aremania jagad raya,saya perkirakan bisa mencapai jutaan orang,bahkan bisa puluhan juta orang.Seumpama dari satu juta orang saja bersedia menyisihkan uang sebesar Rp.10.000 untuk dipakai sebagai modal usaha perusahaan,kita dapat menghitung berapa uang yang akan terkumpul untuk modal?kira-kira Rp.10M,jumlah yang cukup untuk mendirikan sebuah perusahaan.

Ide ini baru sekedar wacana.Tapi perlu kita pikirkan & kita wujudkan segera.

Sudah waktunya kita Aremania sebagai darah & nyawa Arema untuk bertindak dan memberi solusi nyata untuk membantu Arema Indonesia.
Saya yakin sepenuhnya suatu saat Arema Indonesia dapat mandiri 100% kalau kita Aremania bersatu membantu Arema Indonesia.
Mari kita bicarakan & tindaklanjuti wacana ini demi eksistensi Arema Indonesia di masa depan.

Kita tahu dulu Manchester United hampir mengalami kebangkrutan, tapi sekarang MU termasuk dalam 10 klub terkaya di dunia.Kalau MU bisa kenapa Arema Indonesia tidak bisa??? Kita pasti bisa!!!

Saya pribadi menunggu respon dari nawak-nawak Aremania untuk membicarakan wacana ini.

Arema Indonesia tak cukup hanya membutuhkan “Program Koin Peduli”,mungkin sudah saatnya kita berhenti menuntut dan memberikan solusi nyata yang benar-benar dibutuhkan oleh Arema Indonesia.

“Salam Satu Jiwa”

sumber : tribunaremania.com

Iklan