USAI menggelar rapat tertutup di lantai dua mess pemain Arema di Jalan Semeru, head coach Arema, Robert Alberts didampingi kapten tim Arema, Pierre Njanka memberikan keterangan pers kepada wartawan, kemarin sore.
‘’Minggu lalu, menurut keterangan manajemen, kita akan dapat gaji (bulan Juni) hari ini (Kamis kemarin), dan bonus juara harusnya kita terima kemarin (Rabu). Tapi sampai saat ini belum kita terima, jadi kita menggelar rapat sore ini (kemarin sore, Red.),’’ ungkap Robert.
Hasil rapat memutuskan, Robert dan pasukannya tidak akan berlatih hingga ada kejelasan gaji dan bonus tersebut. Untuk deadline atau batas akhir yang ditunggu pemain dan tim pelatih Arema yaitu seminggu, atau hingga Kamis (15/7) depan. Jika itu tak terpenuhi, Arema tak akan tampil di Piala Indonesia.
Dengan kata lain, tim kebanggaan Aremania ini tak akan bertanding lawan Persib Bandung pada leg pertama babak 8 besar Piala Indonesia 2010, Minggu (18/7) depan jika Jumat (16/7) yang akan datang, Njanka dkk belum menerima transfer gaji dan bonus juara. Artinya, kalau hanya dapat gaji saja atau hanya dapat bonus saja, pemain tetap tidak akan tampil di Piala Indonesia.
‘’Kita akan latihan sampai dapat gaji dan bonus. Itu sebagai dampak dari manajemen tidak bisa memenuhi kewajibannya lagi. Ini bukan yang pertama kali. Njanka sebagai wakil pemain bisa menjelaskan,’’ terang Robert.
‘’Kita sebagai satu tim sepakat, kita kasih waktu manajemen satu minggu.
Dan selama satu minggu itu, pelatih instruksikan agar kita latihan sendiri. Kalau manajemen kasih uang Jumat (16/7), maka Sabtu (17/7) kita bisa kumpul dan Minggu (18/7) bisa bertanding,’’ terang Njanka.
‘’Kita masih mau bermain dan kita sebenarnya mau menunggu, tapi ini masalah komitmen, karena manajemen sudah beberapa kali tidak berkomitmen.  Kita tidak tahu kapan akan dibayar, mereka hanya berjanji. Kalau ada uang kita akan main dan kita mau semua uang, gaji dan bonus. Jadi sekarang semua pemain menunggu,’’ lanjut defender Arema asal Kamerun ini.
Robert pun meyakinkan, sekalipun selama menunggu ini Arema tidak aktifitas latihan bersama, timnya tetap siap lawan Persib jika Jumat nanti akhirnya menerima gaji dan bonus. Pelatih berkacamata ini mencontohkan timna Denmark sebagai juara Eropa tahun 1992 lalu, juga dengan tanpa sebuah persiapan.
‘’Saya tidak khawatir dengan kondisi pemain. Sebagai satu kesatuan, saya yakin dengan kemampuan mereka, sekalipun nanti tidak latihan dan Sabtu harus berkumpul dan langsung lawan Persib. Kita yakin pemain siap. Kita bisa tunjukkan kualitas Arema,’’ terangnya.
Namun itu semua tergantung dari manajemen Arema untuk memenuhi hak pemain. ‘’Sekarang kita menunggu kepastian, dan selama itu semua aktifitas Arema dihentikan, termasuk laga ujicoba Sabtu (10/7) besok dibatalkan,’’ yakin pelatih yang berdomisili di Malaysia ini.
Rencananya, Arema akan menggelar laga ujicoba lawan tim Blitar Selection di Stadion Gajayana, Sabtu sore. Namun agenda ujicoba tersebut jadi berantakan menyusul hak pemain yang belum bisa diterima.  ‘’Saya benar-benar bingung, sebagai tim juara, Arema berada dalam kondisi seperti ini, sangat tidak logis,’’ yakin Robert. (bua/avi)

sumber : malang-post.com

Iklan