Malang (beritajatim.com) – Laga antara Arema Indonesia versus Persib Bandung di babak delapan besar Piala Indonesia, dipastikan akan berlangsung seru dan penuh gengsi.

Karena kedua tim sama-sama memiliki aroma dendam. Pasalnya perseteruan antara Aremania dengan Viking-julukan supporter Persib Bandung juga tak akan tak terelakkan mengingat Viking pernah melakukan tindakan anarkis yakni, Kereta api yang ditumpangi Aremania dilempari batu dan molotov saat Aremania melakukan tur Batavia beberapa waktu lalu.

Selain itu, yang akan membuat seru pertandingan adalah, Arema Indonesia pernah dikalahkan Persib di Bandung dengan skor 0-1 di putaran keduan Indonesia Super League.

Di putaran pertama, Arema tidak bisa meraih poin penuh karena hanya bermain imbang. Hal itu disampaikan Ketua korwil Jama’ah Aremania Ngalam Natales Azizan Liffanni kepada beritajatim.com, Senin (5/7/200) siang.

Menurut Azizan, terkait antisipasi kedatangan viking, pihaknya akan mengawal ketat viking sampai di stadion. “Karena rawan sekali. Masih akan banyak Aremania yang merasa dendam kepada viking. misalnya aremania yang jadi korban pelemparan batu dan molotov saat tur Batavia itu,” katanya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Azizan selaku korwil Jama’ah Aremania Ngalam Natales akan mengawal viking. “Soal kesiapan Aremania mendukung jagoannya sudah siap 100 persen. dan kami yakin akan juara,” akunya bersemangat.

Selain itu, Azizan mengaku, pihak tetap optimis akan bisa mengendalikan aremania nantinya. “kalaupun upaya kami belum maksimal, itu adalah usaha kami. Karena korban kejadian di Kereta Api itu pasti akan mengingatkany. semoga aman-aman saja. dan mari kita berdamai bersama viking. yang harus menjadi prioritas bagaimana Arema kembali menjadi sang juara,” harapnya.[ain/ted]

Iklan