Archive for Juli, 2010


Malang (beritajatim.com) – Komunitas suporter Aremania patut gembira. Para Kera Ngalam ini bisa sepenuhnya mendampingi tim Arema pada final Piala Indonesia antara Arema melawan Sriwijaya FC, yang akan digelar di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah pada Minggu (1/8/2010) besuk. Pasalnya, Aremania mendapat jatah tiket sebanyak 20 ribu.

Pihak Panpel lokal dengan tangan terbuka menerima kehadiran Aremania di Stadion Manahan Solo. “Wajar, karena kapasitas Stadion Manahan Solo itu, mampu menampung penonton 40 ribu. Alhamdulillah kami diberi jatah separuhnya,” kata Ahmad Ghozali, juru bicara tur Aremania ke Solo, Sabtu (31/7/2010).

Menurut Ahmad Ghozali, animo Aremania pada partai puncak nanti jauh lebih besar ketimbang saat Arema lawan Persik di Sidoarjo (28/7/2010) lalu. Karena itu, ia yakin kuota 20 ribu tersebut akan terisi. Bahkan ia memprediksi jumlahnya bisa melebihi kapasitas itu.
Baca lebih lanjut

Bonek Berulah di Sidoarjo

Liputan6.com, Sidoarjo: Pendukung Persebaya Surabaya yang lebih dikenal dengan sebutan bonek kembali berulah sebelum laga semifinal antara Arema Indonesia dan Persik Kediri di Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (28/7). Delapan bonek yang membuat onar di permukiman warga ditangkap polisi.

Pendukung Persebaya yang masih berusia remaja itu ditangkap di tengah Kompleks Perumahan Gading Fajar Budururan, Sidoarjo. Mereka diduga berbuat keonaran di permukiman warga karena kesal tidak bisa masuk ke dalam Stadion Gelora Delta untuk menyaksikan laga kedua kesebelasan.

Para pendukung dengan modal nekat itu pun dipaksa melepaskan atribut tim yang mereka pakai. Selanjutnya mereka dibawa ke Markas Kepolisian Resor Sidoarjo untuk diperiksa.(ADO)

suarasurabaya.net| Sebanyak 135 suporter bonek ditangkap Polres Sidoarjo pasca pertandingan Arema Malang melawan Persik Kediri di Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (28/07) sekitar pukul 11.00 WIB sampai Kamis (29/07) pukul 02.00 WIB. Mereka ditangkap di sekitar Kecamatan Candi, perbatasan Sidoarjo-Pasuruan saat akan menghadang suporter Arema saat akan pulang.

AKP ERNESTO SAISER Kasatreskrim Polres Sidoarjo pada suarasurabaya.net mengatakan mereka ditangkap saat sedang sembunyi di semak-semak dan bawah jembatan Desa Kedung Cendo, Candi. Selain itu, polisi juga mengamankan 53 unit sepeda motor milik suporter bonek.

Mereka dibawa ke Mapolres Sidoarjo untuk diperiksa dan didata. Dalam pemeriksaan, kata ERNESTO, diketahui bahwa aksi penyergapan oleh bonek ini sudah terkoordinasi. Buktinya, ada sms yang diterima beberapa bonek yang isinya perintah untuk mencegat suporter Arema di Candi. SMS itu dikirim seorang bonek berinisial JO, yang juga sudah ditangkap polisi.
Baca lebih lanjut

SIDOARJO – Kebrutalan bonekmania benar-benar luar biasa. Setelah menghantam kepala Aremania di Jl Pahlawan Sidoarjo, mobil umum pun menjadi sasaran amuk mereka. Meski tidak ada kaitannya dengan Aremania, sedikitnya lima unit mobil berbagai jenis hancur setelah dihujani batu sebesar kepala orang dewasa.
Ke lima mobil itu Avanza, Zenia, Hodan Civic, Bison dan Susuki pick up yang tengah melintas di Raya Gedangan, tepatnya di depan pom bensin. Entah karena apa, mereka tiba-tiba menjadi amuk bonekmania. ‘’Justru ketemu rombongan Aremania tidak ada masalah. Ehh, ini ketemu bonek saya malah dihajar,’’ kata Wiwik, warga Sidoarjo kepada Malang Post  Polres Sidoarjo, kemarin petang.
Beruntung, warga sekitar lokasi kejadian ikut mengamankan para pelaku. Sebanyak tiga orang langsung dihajar kemudian digiring ke Polres Sidoarjo, berikut seluruh barang bukti. Mulai batu, alat pemantik las sampai besi beton neser yang digunakan menghajar bodi mobil.
‘’Kenapa kamu lakukan ini,’’ tanya petugas. ’’Saya dendam pada Aremania,’’ ungkap M Ridwan, 15, warga Jl. Hangtuah Surabaya. Ketika ditangkap Ridwan tengah membawa dua dos alat pemantik yang biasanya digunakan bengkel las. Baca lebih lanjut

Sidoarjo (beritajatim.com) – Suasana sedikit memanas menyelimuti kedatangan para supporter pendukung Arema dan Persik Kediri. Aremania dan Persikmania sempat saling ejek.

Supporter Kediri yang sudah sebagian tiba di area Gelora Delta menggunakan ratusan motor dan beberapa bis. Sebagian suppoter militan kesebelasan Arema berusaha mendekat ke Jalan Lingkar Barat Sidoarjo tempat suporter Persikmania melintas.

Untungnya, aparat kepolisian dan beberapa personil panpel pertandingan sigap menghalangi. Petugas berusaha agar Aremania tidak sampai mendekat dan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
Baca lebih lanjut

SURABAYA – Begitu parahkah kondisi keuangan Arema? Pertanyaan ini masih menjadi teka-teki. Meski pemain dan pelatih Arema belum juga menerima gaji bulan Juni kemarin dan kemungkinan juga untuk gaji bulan Juli, Direksi PT Arema Indonesia menyatakan ada uang.
Kepastian Arema ada uang dan tunggu waktu untuk turun ini disampaikan langsung Direktur PT Arema Indonesia, Muhammad Nur. Bahkan pria yang juga Ketua Yayasan Arema ini memastikan, Arema tak membutuhkan dana talangan.
Namun persoalannya, pemain belum juga menerima hak mereka. Bahkan, lantaran kebutuhan keluarga harus tetap terpenuhi, menurut pelatih Arema, Robert Alberts ada pemain Arema yang terpaksa mencari utanngan.
’’Ya, pengurus bilang tidak ada krisis financial, tapi kita belum menerima gaji, kita bingung dan tidak mengerti. Ada pemain seperti Zulkifli itu sampai harus mencari utangan, karena memang sudah hampir dua bulan tidak ada gaji, sedangkan bonus Arema itu kecil,’’ terang Roberts.
Itu baru Zulkfli yang diketahui telah mencari pinjaman uang, belum pemain lainnya. ’’Iyalah, kita cari pinjaman karena memang tidak ada uang,’’ sebut Zulkifli saat ditemui Malang Post sebelum latihan kemarin pagi. Baca lebih lanjut

Dikirim oleh Dani Nade in Indonesia
Salam Satu Jiwa!
Arema Kediri, Arek Malang yang ada di kota Kediri bukan penyusup Kediri berkedok Arema ataupun istilah-istilah yang lain meski ada beberapa simpatisan Arema asli Kediri yang ikut bergabung dengan kami.  Kami jamin 1000% bahwa kami asli Arek Malang yang kebetulan kami adalah Singa-Singa pekerja yang mengais rejeki di kota ini.

Baca lebih lanjut

Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah langkah kepedulian dilakukan Forum Solidaritas Peduli Arema Indonesia (Forsold Parindo) dalam Gerakan Peduli Arema Indonesia (GEPARINDO).

Melalui rilis yang dikirim ke beritajatim.com, Ketua Dewan Pendiri DPP Forsold Parindo, Andrian Indra, bahwa Forsold Parindo yang beralamat di Warmasif Kantor Malang, Jalan Merdeka Selatan Malang no.2 Malang, mengadakan Gerakan Peduli Arema Indonesia yang bersifat Independen, transparan, dan terbuka bagi Aremania dan simpatisan Arema Indonesia dari seluruh Indonesia maupun dunia.

Adapun gerakan tersebut meliputi pengumpulan koin untuk Arema Indonesia, Sumbangan dari Bonus PulsaJitu dan Sumbangan Sukarela. Selain itu, lanjutnya, program ini akan diperluas ke perwakilan tiap kota dari Seluruh Jawa Timur dan Indonesia dan akan diumumkan setiap harinya di media harian lokal Malang dan ongisnade.net.
Baca lebih lanjut