MALANG – ( malang-post )    Arema langsung menghadapi tim tangguh, Persib Bandung di babak 8 besar Piala Indonesia 2010. Kepastian lawan Arema ini didasarkan hasil drawing babak 8 besar yang dilakukan PT Liga Indonesia di Jakarta, kemarin pagi. Proses drawing dilakukan mengikuti format Liga Champions, yaitu juara masing-masing grup pada babak 16 besar lalu tidak akan bertemu di babak 8 besar. Sedangkan jadwal pertandingan leg pertama dan leg kedua masih keputusan dari pihak televisi.‘’Untuk jadwalnya, kami masih menunggu keputusan dari pihak televisi. Kemungkinan untuk leg pertama antara taggal 15-18 Juli dan leg kedua 19-22 Juli,’’ ungkap CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono perihal jadwal babak 8 besar. Mengunakan format pertandingan home-away, setiap tim yang menang berhak lolos ke babak semifinal yang rencananya digelar di satu tempat. Joko mengaku ada tiga tempat yang saat ini sedang dipertimbangkan, yakni Sidoardjo, Solo, dan Samarinda.
Sedangkan laga final akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. ‘’Lokasi semifinal akan ditentukan kemudian. Kemungkinan akan menyesuaikan dengan tim-tim yang lolos ke babak tersebut,’’ terang Joko.
Sementara itu, pertemuan Arema dan Persib pada leg pertama babak 8 besar nanti adalah untuk yang ketiga kalinya musim ini. Dua pertandingan sebelumnya, kedua tim bertemu pada putaran pertama dan putaran kedua Indonesia Super League 2009/2010.
Dari dua pertemuan tersebut tersebut, Arema tak pernah menang. Pertemuan pertama ditahan Persib imbang 0-0 di stadion Kanjuruhan, Desember 2009 lalu saat bertanding tanpa penonton, dan berikutnya Arema kalah 1-0 di Bandung.
‘’Kita tidak takut menghadapi Persib. Sebagai juara Super Liga, kita optimis bisa mengalahkan Persib. Dari rekor pertemuan musim ini kita memang kalah, tapi sekarang kondisinya berbeda,’’ terang asisten pelatih Arema, Liestiadi.
‘’Taktik dan strategi dalam kompetisi tentu berbeda dengan turnamen, ada faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam turnamen. Kita akan mempelajari kondisi dari Persib yang sekarang,’’ lanjutnya saat ditemui di fitness center, club house, kemarin pagi.
Khususnya mempelajari komposisi pemain Persib yang kabarnya sudah tak lagi diperkuat Hilton Moreira. Termasuk adanya pergantian kursi pelatih di Persib, menurut Liestiadi akan merubah gaya permainan dari Persib.
‘’Sedangkan untuk tim Arema, kehilangan Esteban di lini tengah yang bagus dalam bola-bola mati, harus kita antisipasi. Termasuk membangkitkan kembali motivasi pemain-pemain muda Arema, agar kita bisa memenuhi target juara Piala Indonesia,’’ jelas Liestiadi.
Jika mengacu pada penyebutan Arema lawan Persib, maka pada leg pertama, tim berjuluk Singo Edan ini tampaknya akan melakoni laga kandang lebih dulu. Disusul lega pertama akan bertandang ke kandang Persib.
‘’Sesuai dari keterangan coach Robert, kita ingin pertandingan kandang lebih dulu, dan pada partandingan kandang ini kita harus menang, sedangkan untuk laga tandang, cukup bermain imbang,’’ sebut asisten manajer asal Medan ini.
Kubu Persib sendiri mengaku tak gentar bertemu Arema. Bahkan, Maung Bandung siap menghadapi tim Singo Edan dengan performa terbaik yang dimiliki skuadnya.
‘’Siapapun lawannya kita tidak akan gentar. Apalagi, kita punya ambisi besar di Piala Indonesia. Menghadapi Arema kita tetap santai karena rekor kita tidak pernah kalah melawan Arema saat Liga Super kemarin,’’ jelas Manajer Persib Umuh Muchtar.
Umuh menyatakan, timnya sudah mempersiapkan strategi menghadapi beberapa tim besar. Selain Arema, Umuh menyatakan tim dengan kekuatan yang harus diwaspadai adalah Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC. Keduanya belum pernah dikalahkan pada LSI 2009/2010.
‘’Kita tidak menganggap enteng lawan yang lainnya. Tiga tim kita ekstra waspada. Tapi kami yakin, motivasi tim-tim lainnya pun tak kalah hebat. Kita akan tetap menunjukkan performa terbaik agar bisa lolos ke babak selanjutnya,’’ beber Umuh. (bua/bsf/jpnn/avi)

Iklan