MALANG – (malang-post)    Selain tim pelatih dan pemain, kunci sukses sebuah tim adalah manajemen.  Dengan manajemen tim yang baik, akan tercermin pada kondisi tim. Dan sosok manajer, sangat berpengaruh dengan jalannya manajemen sebuah tim.Maklum, manajer adalah orang pertama yang bertanggung jawab dengan segala urusan tim. Khususnya menyangkut kebutuhan tim, sekaligus sebagai jembatan antara pemain dan tim official dengan pengurus atau dengan pihak yayasan.Untuk itu, Arema kini mulai intensif mendapatkan sosok manajer tim yang tepat. Beberapa kriteria manajer tim yang dibutuhkan Arema telah disebutkan oleh Pembina Yayasan Arema, Andi Darussalam Tabusala (ADT), beberapa waktu lalu. Namun hingga saat ini belum ada calon kuat yang muncul kepermukaan sebagai kandidat manajer Arema. Satu nama yang diusulkan ADT yaitu Hary Gendar, manajer tim Persitara, ternyata tidak bersedia ke Arema.
Sedangkan asisten manajer Arema, Rudy Soesamto yang sempat diusulkan sebagai calon manajer, mengaku belum memikirkan itu. Justru Rudy mengusulkan, agar PT Arema Indonesia perlu membuka pendaftaran manajer tim Arema.
’’Soal saya dicalonkan sebagai manajer, itu masih sebatas usulan. Saya belum berfikir kesana. Saya terus terang konsentrasi menyelesaikan tugas Piala Indonesia dalam waktu sebulan ini,’’ ungkap Rudy saat dihubungi Malang Post, kemarin sore.
’’Keputusan soal manajer ini tentunya melalui rapat Yayasan dan ada beberapa kandidat manajer. Kalau saya sih berharap di tubuh Arema tahun depan harus ada perubahan dan penyegaran pengurus,’’ lanjut pengusaha taksi di Kota Malang ini.
Perihal kandidat yang dimaksud, Rudy mengaku tidak mengetahui secara persis. Dia hanya mengenal sosok Gendar sebagai calon manajer Arema. Diakuinya, pergantian manajemen tim Arema itu adalah juga termasuk dirinya.
’’Ya, termasuk saya juga harus diganti dengan tenaga-tenaga yang lebih muda, energik dan punya pemikiran-pemikiran yang lebih kedepan untuk kemajuan Arema,’’ sebut Rudy yang selama satu musim ini dipercaya sebagai asisten manajer tim Arema.
Sekadar diketahui, ADT selaku Pembina Yayasan Arema dan juga Dirut PT Liga Indonesia merecanakan adanya perubahan manajemen Arema. Salah satu posisi strategis yang bakal dirubahnya adalah manajer tim Arema.
Kebetulan selama ini, posisi tersebut selalu dirangkap oleh pengurus Yayasan. Mulai Rendra Kresna yang merangkap dengan Bendahara Yayasan hingga Mujiono Mujito yang merangkap manajer tim dengan Sekretaris Yayasan Arema.
Mujiono pun sepakat atas rencana perubahan komposisi manajemen tim Arema. Termasuk untuk posisi dirinya untuk tak lagi sebagai manajer tim Arema musim depan. Mujiono sempat mengusulkan Rudy Soesamto sebagai manajer.
Sementara Rudy justru mengusulkan perlu adanya manajer baru selain dirinya. ’’PT Arema Indonesia harus berani membuat terobosan baru dengan membuka pemilihan manajer seperti halnya Pilkada,’’ sebut Rudy memberikan usulan.
Mekanismenya, PT Arema Indonesia membentuk tim penilai untuk menerima pendaftaran calon manajer tim Arema. Tentu ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi calon sebelum diseleksi dan menjadi kandidat manajer tim Arema.
’’Setiap calon bisa mengajukan lamaran, dan itu hanya soal teknis saja. Bisa juga calon manajer ini satu paket dengan calon asisten manajernya, seperti halnya pemilihan Bupati, satu paket dengan wakilnya,’’ yakin Rudy.
Menariknya PT Liga Indonesia merestui usulan dari asisten manajer tim Arema ini. ’’Saya rasa usulan membuka pendaftaran manajer tim Arema ini adalah ide yang bagus,’’ demikian komentar CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono kemarin sore. (bua/avi)

Iklan