Kemarin kita persiapan dan selametan serta doa untuk keselamatan Arema-Indonesia yang akan dikibarkan di Johannesburg.

Penting juga untuk nawak2 di DRC yang tidak bisa berangkat memberi dukungan doa dan moril, sebab tidak semua bisa berangkat karena factor tenaga dan dana, hanya ayas seorang yang mewakili mereka juga mewakili Arema seluruh Indonesia. Doa lintas agama ini juga diiringi dengan tumpeng Arema sebagai orang Jawa kita harus kembali ke asal culture Arema Indonesia.

Beberapa wawancara ekslusif dengan media Nasional yang diundang FIFA secara resmi; RCTI, Kompas, Media Indonesia, Bola dan Seputar Indoesia sudah konfirmasi mereka akan mewancarai ayas dengan tema yang berbeda. Yang jelas intinya adalah  kita ingin membangkitkan semangat PSSI dan mengembalikan kejayaan sepak bola Indonesia di pentas Dunia. Karena kita cinta Timnas. Jangan biarkan Timnas hancur tanpa arah yang jelas…ayo kita bangun bersama menuju Indonesia Team yang kokoh, berkarakter dan tanpa menyerah.

Contoh dari Seputar Indonesia judul wawancara esklusif: “Dimana Telingamu PSSI?” menggunggah kejujuran dan professional PSSI mengurus sepak bola Indonesia, 10 tahun terkahir jauh dari kata Sukses. Bahkan Suporter sudah mampu (seandainya saya di Joburg tiba dengan selamat 25 Jun 2010) mengibarkan timnya Arema kapan Timnas berhasil mengibarkan Tim Nasional Indonesia?? Apakah Cuma Senang sebagai penonton dan hura2 di kafe? Nonton bareng dsb….

Sebuah Ironis kalau seorang Arema-Indonesia dengan modal sendiri nabung selama 10 tahun saja mampu menginjakkan kakinya di Bumi Afrika dan mengibarkan bendera sedangkan nota bene PSSI yang bertabur Orang Kaya, orang Berduit, Orang Professional, orang yang ngerti bola yang didukung sektiar 100 juta rakyat bola Indonesia tidak punya telinga dan tidak mau  mendengar kritik2 dari insan Bola di Indonesia.

Tanpa merendahkan PSSI yang dihuni professionalisme bola, tidak bermaksud mengecilkan perjuangan dan pengorbanan mereka selama ini, tapi kemana arah Bola kita 2014 nanti?? Kompetisi sudah  menghasilkan juara lantas yaitu Arema Indonesia. Apa PSSI Cuma diam dan tidak mendengar jeritan insan bola apakah sudad cukup menelorkan Juara, what next ?? Lantas mau diapakan Arema-Arema calon juara pesepakbola kita di tahun 2014 apa tidak ingin ke Brasil??. Apa misi dan visi mereka kedepan? Action plannya apa? Terus apakah preña dievaluasi kinerjanya kalau tidak berhasil apa ya terus mereka duduk Manis sebagai PROFESSIONAL PSSI tanpa berbuat apa2??. Kalau di Jepang orang tidak berhasil itu malu atau mengundurkan diri dan paling jelek bunuh diri (harakiri). Memang kita tidak sama dengan Jepang, tapi mereka bisa jauh lebih maju karena punya budaza malu dan mundur kalau tidak berhasil.

Salam Satu Jiwa untuk Arema Indonesia…doakan kami sukses. Amin

Harie Pandiono Paimin


(HyF)

from : http://news.aremania.com

Iklan