MALANG – Ada kaitan dengan kedatangan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng ke stadion Kanjuruhan atau tidak, Diretur Utama PT Arema Indonesia, Muhamad Nur dijadwalkan datang memenuhi panggilan menteri yang murah senyum itu, di Jakarta hari ini.
Menurut keterangan Direktur Bisnis PS Arema Indonesia, Siti Nurzanah, pemanggilan M Nur oleh Andi Mallarangeng ini kemungkinan terkait dengan sponsor. Khususnya sponsor tim Arema untuk mengarungi kompetisi Indonesia Super League musim depan.
‘’Besok (hari ini, Red.) Dirut diundang Menegpora di Jakarta, sepertinya terkait dengan sponsor untuk Arema. Mudah-mudahan saja, dari pertemuan tersebut, Arema dapat sponsor kelas kakap untuk musim depan,’’ terang Nurazanah saat ditemui di kantor Arema, kemarin sore.
‘’Itu adalah harapan kami, karena pada musim depan Arema membutuhkan dana besar, karena kita ingin tim yang lebih bagus lagi dari tim yang ada sekarang. Apalagi pada musim depan Arema harus tampil di Liga Champions Asia,’’ sambung wanita berjilbab ini.
Kedatangan M. Nur menemui Menegpora di Jakarta sebenarnya bukan pertama kali. Bahkan sebelumnya, mantan Sekota Malang ini pernah menemui Menegpora dan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara dalam rangka konsultasi perihal peluang sponsor untuk tim Arema.
Menurut perkiraan Nurzanah, untuk musim 2010/2011, Arema minimal membutuhkan anggaran Rp 25 Miliar. Dana sebesar itu tidak bisa diharapkan Arema hanya dari pemasukan tiket, namun juga dari pihak sponsor. Khususnya sponsor yang siap mengucurkan dana miliran rupiah.
Sementara itu, terkait pemasukan PT Arema Indonesia dari hasil penjualan tiket sepanjang musim 2000/2010 hingga saat ini belum ada rekapitulasinya. Menurut Nurzanah, pihaknya masih menunggu laporan secara keseluruhan dari panpel Arema.
‘’Untuk rekap keuntungan panpel Arema selama satu musim kompetisi masih belum masuk, kemarin laporan baru tiap pertandingan, dan ini masih perlu kita cek ulang lagi untuk nominal pastinya,’’ sebut Nurzanah mengaku untuk keuntungan dari laga perang bintang, Minggu (6/6) kemarin masih menunggu kepastian dari PT Liga Indonesia sebagai penyelenggara. (bua/avi) (malang-post).

Iklan