MALANG-Malam Jumat (4/6) kemarin di Kantor Arema Indonesia diadakan rapat terbatas yang diikuti seluruh komponen Arema. Hadir juga Ketua Badan Liga Indonesia Andi Darussalam Tabussala beserta petinggi Arema. Selaku tuan rumah yang hadir diantaranya Presiden Kehormatan Arema Indonesia Rendra Kresna, Ketua Panpel Arema Abriadi serta UPTD Stadion Kanjuruhan Abdul Haris.
Rapat itu digelar hingga malam hari sekitar pukul 00.00 dinihari (Jumat pagi) meskipun telah dimulai sejak pukul 22.00. Agenda yang menjadi bahasan adalah terkait persiapan perang bintang Minggu (6/6) besok malam di Stadion Kanjuruhan. Perhelatan itu memang bakal menjadi pesta pamungkas bagi Aremania atas kemenangan Arema.
Rendra Kresna mengatakan saat ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih dilobi. Terkait Presiden bisa datang atau tidak, menurut Rendra kecil sekali kemungkinannya. Mengingat biasanya Presiden tak bisa datang ke satu Kota dalam tempo satu bulan. “Rapat itu memang untuk persiapan Perang Bintang,” ujar Rendra Kresna.
Menurut Rendra, Arema Indonesia saat ini serius mempersiapkan pertandingan tersebut. Artinya seluruh penggawa bersedia dilibatkan untuk membantu pelaksanaan laga pamungkas ISL tersebut. Mengenai kepastian siapa yang akan menyerahkan Piala itu, Rendra juga belum bisa memastikan.
“Pastinya nanti akan ada yang mewakili,” tegasnya.
Sesuai agenda, Piala itu akan diserahkan oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Mennegpora) Andi Alifian Mallarangeng.(ary/jon)(malang-post).

Iklan